Dikuasakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
ipoh, perak
X KAGAT....?.

SMS ampang ipoh 24 /6/ 11

gif webcam

DI SMA Chemor 13/5/12

pictures to gif

Di SMA Chemor

animated gif maker

Guru Pendidikan Islam Ulu Kinta Jun 13

http://picasion.com/i/1VkmT/

13 Ogo 2012

Perhatikan unta ?.


Unta telah membantu manusia yang hidup di gurun pasir dan telah menjadi simbol bagi kehidupan di gurun pasir. Panas gurun pasir sungguh mematikan bagi makhluk lain. Selain sejumlah kecil serangga, reptilia dan beberapa binatang kecil lainnya, tak ada binatang yang mampu hidup di sana. Unta adalah satu-satunya binatang besar yang dapat hidup di sana. Allah telah menciptakannya secara khusus untuk hidup di padang pasir, dan untuk melayani kehidupan manusia. Allah mengarahkan perhatian kita pada penciptaan unta dalam ayat berikut:

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana ia diciptakan.” (Al-Ghaasyiyah 88:17)

Jika kita amati bagaimana unta diciptakan, kita akan menyaksikan bahwa setiap bagian terkecil darinya adalah keajaiban penciptaan  pada kondisi panas membakar di gurun adalah minum, tapi sulit untuk menemukan air di sini.

Menemukan sesuatu yang dapat dimakan di hamparan pasir tak bertepi juga tampak mustahil. Jadi, binatang yang hidup di sini harus mampu menahan lapar dan haus, dan unta telah diciptakan dengan kemampuan ini.

Unta dapat bertahan hidup hingga delapan hari pada suhu 50  derajat tanpa makan atau minum  dalam waktu lama ini menemukan sumber air, ia akan menyimpannya. Unta mampu meminum air sebanyak sepertiga berat badannya dalam waktu sepuluh minit. Ini berarti 130 liter dalam sekali minum; dan tempat penyimpanannya adalah punuk unta. Sekitar empat puluh kilogram lemak tersimpan di sini. Hal ini menjadikan unta mampu berjalan berhari-hari di gurun pasir tanpa makan apapun.

Kebanyakan makanan di gurun pasir adalah kering dan berduri. Namun sistem pencernaan pada unta telah diciptakan sesuai dengan kondisi yang sulit. Gigi dan mulut binatang ini telah dirancang untuk memungkinkannya memakan duri tajam dengan mudah. Perutnya memiliki disain khusus tersendiri sehingga cukup kuat untuk mencerna hampir semua tumbuhan di gurun pasir.

Angin gurun yang muncul tiba-tiba biasanya menjadi pertanda kedatangan badai pasir. Butiran pasir menyesakkan nafas dan membutakan mata. Tapi, Allah telah menciptakan sistem perlindungan khusus pada unta sehingga ia mampu bertahan terhadap kondisi sulit ini. Kelopak mata unta melindungi matanya dari dari debu dan butiran pasir.

Namun, kelopak mata ini juga transparan atau tembus cahaya, sehingga unta tetap dapat melihat meskipun dengan mata tertutup. Bulu matanya yang panjang dan tebal khusus diciptakan untuk mencegah masuknya debu ke dalam mata.

Terdapat pula khusus pada hidung unta. Ketika badai pasir menerpa, ia menutup hidungnya dengan penutup khusus.

Salah satu bahaya terbesar bagi kendaraan yang berjalan di gurun pasir adalah terperosok ke dalam pasir. Tapi ini tidak terjadi pada unta, sekalipun ia membawa muatan seberat ratusan kilogram, karena kakinya diciptakan khusus untuk berjalan di atas pasir.

Telapak kaki yang lebar menahannya dari tenggelam ke dalam pasir, dan berfungsi seperti pada sepatu salju. Kaki yang panjang menjauhkan tubuhnya dari permukaan pasir yang panas membakar di bawahnya. Tubuh unta tertutupi oleh rambut lebat dan tebal. Ini melindunginya dari sengatan sinar matahari dan suhu padang pasir yang dingin membeku setelah matahari terbenam.

Beberapa bagian tubuhnya tertutupi sejumlah lapisan kulit pelindung yang tebal. Lapisan-lapisan tebal ini ditempatkan di bagian-bagian tertentu yang bersentuhan dengan permukaan tanah saat ia duduk di pasir yang amat panas. Ini mencegah kulit unta agar tidak terbakar. Lapisan tebal kulit ini tidaklah tumbuh dan terbentuk perlahan-lahan; tapi unta memang terlahir demikian. ini memperlihatkan kesempurnaan penciptaan unta.

Marilah kita renungkan semua ciri unta yang telah kita saksikan. Sistem khusus yang memungkinkannya menahan haus, punuk yang memungkinkannya bepergian tanpa makan, struktur kaki yang menahannya dari tenggelam ke dalam pasir, kelopak mata yang tembus cahaya, bulu mata yang melindungi matanya dari pasir, hidung yang dilengkapi khusus anti badai pasir, struktur mulut, bibir dan gigi yang memungkinkannya memakan duri dan tumbuhan gurun pasir, sistem pencernaan yang dapat mencerna hampir semua benda apapun, lapisan tebal khusus yang melindungi kulitnya dari pasir panas membakar, serta rambut permukaan kulit yang khusus dirancang untuk melindunginya dari panas dan dingin. Tak satupun dari ini semua dapat dijelaskan oleh logika teori evolusi, dan kesemuanya ini menyatakan satu kebenaran yang nyata: unta telah diciptakan secara khusus oleh Allah untuk hidup di padang pasir, dan untuk membantu kehidupan manusia di tempat ini.

Begitulah, kebesaran Allah dan keagungan ciptaan- Nya tampak nyata di segenap penjuru alam ini, dan Pengetahuan Allah meliputi segala sesuatu. Allah menyatakan hal ini dalam ayat Alquran:

“Sesungguhnya, Tuhanmu hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia. Pengetahuan – Nya meliputi segala sesuatu”. (Thaahaa, 20:98)


16 Jul 2012

Berjihat melawan hawa nafsu

Yahya bin Mu’az berpesan:
“Berjihadlah melawan nafsu dengan riadah (latihan rohani).” Latihan riadah ini ada empat macam:

1. Sedikit makan.
2. Sedikit tidur.
3. Bercakap sekadar perlu.
4. Sabar menanggung gangguan orang lain.

— Dengan kurang makan matilah keserakahan syahwat.
— Dengan kurang tidur kemahuan menjadi bersih jernih.
— Apabila kurang bercakap badan selamat.
— Dan dengan bersabar menanggung gangguan memungkinkan sampai kepada
matlamat yang dituju.”

kita  wajib sentiasa berjihad melawan nafsu sendiri. Ia harus menguasai dirinya supaya tidak berlebihan dalam makan, minum, pakaian, dalam bercakap dan memuaskan kehendak nafsu. Tepat seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah Sallallahu’alaihi Wasallam:

المخاهد من خا هد نفسه في طاعة الله عزوجل

“Orang yang mujahid itu ialah orang yang berjihad melawan nafsu dan
menundukkannya supaya patuh kepada Allah Subhanahu Wata’ala.”
(Ditakhrijkan oleh Al-Tarmizi)

12 Jul 2012

Golongan yang di goda Syaitan

Adapun orang-orang yang lalai dari mengingati Allah, terus menerus berbuat maksiat, malas beribadat, yang asyik tidur dan menjadikan dunia sebagai cita-cita utamanya, mereka ini seperti alat mainan syaitan sahaja diperlakukan menurut sesuka hatinya.

Berkata Wahib bin Alwird kami difahamkan bahawa pada suatu ketika iblis menjelma dan bertemu Yahya bin Zakaria alaihissalam. Ia berkata: “Saya hendak menasihati awak.” Yahya menjawab: “Aku tidak perlu nasihatmu! Tapi cukup engkau terangkan kepadaku tentang hal anak-anak Adam ini!” Iblis menjawab: “Pada kami mereka ada tiga golongan.

Golongan pertama:
ialah yang paling payah untuk kami tawan. Apabila
kami mula menggoda salah seorang dan mereka dan mereka termakan godaan
kami tiba-tiba ia mohon ampun dan bertaubat. Maka habislah usaha kami. Bila
kami ulangi diapun mengulangi taubat dan istighfar. Begitulah kami tidak
berputus asa akan tetapi tidak juga sampai hajat kami terhadapnya.

Golongan kedua:
pula mereka ini di tangan kami ibarat bola yang
menjadi permainan anak-anak kamu. Kami perlakukan apa sahaja menurut
kehendak kami. Mereka sudah beres menjadi tawanan kami.

Golongan ketiga:
 ialah orang-orang seperti kamu, terpelihara dari dosa.
Kami tidak berdaya berbuat apa-apa terhadap mereka.”

11 Jul 2012

Dialog iblis dengan Allah Subhanahu wataala

Anas bin Malik r.a. berkata: Iblis telah bertanya pada Allah, katanya : “Wahai Tuhanku! Engkau telah memberikan anak Adam tempat kediaman untuk mereka berteduh dan berzikir kepadaMu, oleh itu tunjukkanlah padaku tempat kediaman untukku.”
Firman Allah: “Tempat kediamanmu adalah di dalam tandas.”
Iblis bertanya lagi: “Wahai Tuhanku, Engkau telah berikan anak Adam berkumpul di masjid, di manakah pula tempatku berkumpul?”
Firman Allah: “Tempatmu berkumpul ialah di pasar-pasar, pesta, pusat membeli belah, kelab malam, tempat hiburan serta majlis-majlis maksiat.”
Iblis bertanya: “Wahai Tuhanku, Engkau berikan anak Adam itu kitab (al-Quran) untuk mereka membacanya, tunjukkanlah apa pula bahan bacaanku?”
Firman Allah: “Bacaan untukmu ialah syair dan sajak yang melalaikan.”
Iblis bertanya: “Wahai Tuhanku, Engkau telah berikan kepada mereka cerita-cerita benar, apakah pula cerita bagiku?”


Firman Allah: “Cerita bagimu ialah kata-kata kesat dan dusta.”
Iblis bertanya:”Wahai Tuhanku, Engkau telah berikan azan kepada anak Adam untuk mereka memanggil orang sembahyang, apa pula azan untukku?”
Firman Allah: “Azan untukmu ialah seruling.”
Iblis bertanya: “Wahai Tuhanku, Engkau telah menghantar utusan-Mu dari para rasul dan juga nabi, siapakah yang menjadi utusanku?”
Firman Allah : “Para utusan mu terdiri daripada bomoh, tabib dan dukun yang menduakan Aku.”
Iblis Bertanya: “Wahai Tuhanku, Engkau berikan kitab suci al-Quran yang bertulis kepada mereka, apakah pula tulisan bagiku?”
Firman Allah: “Tulisanmu ialah tatu, gincu serta lukisan di badan.”
Iblis bertanya:”Ya Tuhanku, Engkau berikan anak Adam perangkap, apakah pula perangkap bagiku?”
Firman Allah : “Perangkap bagimu ialah wanita.”
Iblis bertanya: “Ya Tuhanku, Engkau berikan mereka minuman yang halal yang disebutkan nama-Mu, apakah pula minuman untukku?”
Firman Allah : “Minumanmu ialah sesuatu yang memabukkan serta tidak disebutkan nama-Ku padanya.”
Sabda Rasulullah saw : ” Wahai manusia, laksanakanlah amalan-amalan menurut kemampuan kamu. Sesungguhnya Allah tidak akan bosan sebelum kamu merasa bosan. Sesungguhnya amalan yang paling disukai Allah ialah amalan yang ringan namun berterusan.”
(Hadis Riwayat Muslim)

9 Jul 2012

Faktor menyebabkan hasad dengki

Di dalam Kitab Ihya’ ‘Ulumuddin karangan Imam Al Ghazzali radiyalla’anhu ada disimpulkan sebab-sebab yang menimbulkan perasaan hasad dengki tersebut.Antara lain:

i)Perasaan Permusuhan dan Kebencian
Ini adalah sebab yang paling banyak menimbulkan kedengkian. Kerana sesiapa yang telah disakiti oleh seseorang lain atas sebab-sebab tertentu atau menyangkalnya dalam tujuan-tujuan tertentu lantaran alasan-alasan tertentu, hatinya pasti marah lalu membenci orang yang menyakitinya itu, maka tertanamlah bibit dengki dalam dirinya. Dengki mengundang perlakuan yang
aggresif untuk memuaskan hatinya.Pendekata perasaan hasad dengki sentiasa bergandingan dengan perasaan marah dan permusuhan.

ii) Merasa Diri Mulia
Perasaan ini manifestasinya ialah seseorang itu merasa keberatan kalau ada sesiapa yang dianggapnya mengatasi dirinya. Dia tidak rela kalau ada orang lain melebihinya. Kalau ada orang-orang sepertinya yang mendapat lebih pangkat, kuasa, ilmu dan harta; dia bimbang kalau-kalau orang tersebut akan
bersikap takabbur terhadapnya. Dia tidak boleh tahan dengan sikap mengatasi
yang ditunjukkan oleh saingannya itu. Malah ia tidak boleh menerima apa yang dirasakannya sebagai sikap mengatasinya.

iii) Takabbur
Jelasnya seorang itu mempunyai watak membesarkan diri terhadap orang lain, selalu memperkecilkan dan memperhambakan seseorang. Ia menganggarkan seseorang itu mematuhinya. Apabila orang berkenaan menerima atau memperolehi sesuatu kurnia ia khuatir kalau-kalau orang itu tidak lagi dapat merelakan kepongahannya. Akhirnya orang yang telah mendapat kurnia tersebut akan enggan mengikutinya. Atau boleh jadi ia menganggap orang tersebut akan cuba pula menyainginya.

iv)Ujub
Pernah Allah Subbanahu Wata’ala jelaskan kepada kita perihal umat-umat dizaman silam. Mereka merasa takjub dengan diri mereka sendiri. Hal ini menghalang mereka menurut kebenaran. Hujah mereka selalunya ialah seperti
yang tertera di dalam Al Qur’an:

“Bukankah kamu tak lebih dari manusia (biasa) seperti kami juga?”
Dan ungkapan yang berbunyi:

“Dan mereka berkata adakah wajar kami mempercayai manusia yang seperti kami juga?”
Golongan tersebut merasa anih melihat orang yang berjaya mendapat pangkat ke Rasulan, menerima wahyu dan martabat yang dekat di sisi Allah Subhanahu Wata’ala ialah manusia seperti mereka. Sebab itu mereka menaruh rasa dengki kepada Rasul-Rasul tersebut.

v)Takut Terlepas Sesuatu Tujuan dan Habuan
Biasanya perasaan ini ujud dalam kalangan orang yang saling berlumba-lumba
merebut sesuatu habuan. Tiap orang akan merasa dengki kepada saingannya apabila saingannya mendapat suatu kelebihan yang boleh membantu dirinya sahaja membolot habuan yang menjadi tujuan mereka tadi.

vi)Ghairah Menjadi Ketua dan Mencari Populariti
Umpamanya seseorang yang bercita-cita untuk menjadi manusia pertama yang tidak ada tolok bandingannya dalam salah satu cabang seni. Apabila keghairahan terhadap pujian dan jolokan bahawa dialah satu-satunya pakar yang tidak ada taranya di zaman itu telah menguasai dirinya, tiba-tiba dia mendengar ada orang lain yang dapat menandinginya di tempat lain. Hal ini nescaya akan menyusahkan hati perutnya. Ia bercita-cita kalau tandingannya itu mati sahaja atau kemahirannya menurun dan pupus.

vii) Busuk Hati
Keadaan ini kalau ada pada seseorang maka ia akan bersikap tidak suka sesuatu kebaikan diperolehi oleh hamba Allah yang lain. Apabila disebutkan di hadapannya tentang kesenangan mana-mana hamba Allah, sempit hatinya mendengar hal tersebut. Akan tetapi apabila dinyatakan pula sebaliknya, umpamanya tentang kekacauan, kegagalan dan nasib malang menimpa orang
lain maka ia merasa gembira dan suka hati.

Fathi yakan

6 Jul 2012

Lelaki ahli syurga

Anas bin Malik meriwayatkan bahawa pada suatu ketika kami duduk bersama Rasulullah Sallallahu’alaihi Wasallam, tiba-tiba beliau bersabda: 

“Sekarang akan muncul seorang lelaki ahli syurga menjenguk kalian.” Tiba-tiba muncullah seorang lelaki Ansar  Pada esok harinya dalam kesempatan yang sama. Rasulullah Sallallahu’alaihi Wasallam pun berkata seperti itu juga, lantas muncullah orang lelaki yang sama seperti semalam. Pada hari ketiga, Nabi pun berkata demikian juga, lalu muncul lelaki hari pertama tersebut juga. Apabila Rasulullah Sallallahu’alaihi Wasallam beredar, ‘Abdullah Amar pun mengekori lelaki tersebut. 

Beliau mengatakan kepadanya: “Saya telah bergaduh dengan bapa saya dan saya bersumpah tidak mahu bersamanya selama tiga hari. Kalau  saudara sudi menumpangkan diri saya dalam tempoh itu nescaya saya akan turut saudara pulang.” “Baiklah, saya sudi, “jawab lelaki itu. Anas radiyAllahu‘anhu meriwayatkan bahawa Abdullah menceritakan yang beliau tinggal bersama lelaki tersebut selama tiga malam tetapi tidak pernah melihatnya bangun sembahyang malam.

Cuma apa yang diihatnya ialah apabila lelaki tersebut bertukar kedudukan di tempat tidurnya, ia sentiasa menyebut nama Allah Subhanahu Wata’ala dan bertakbir, sehinggalah akhirnya ia bangun menunaikan Solat Fajar. Abdullah menambah: “Aku tidak pernah mendengar lelaki tersebut berkata kecuali dengan perkataan yang baik sahaja.”

“Apabila berselang tiga malam maka aku pun hampir-hampir meremehkan amalannya, kata Abdullah. Selepas itu aku pun berkata kepadanya: “Wahai hamba Allah, sebenarnya antara aku dan bapaku tidak ada apa-apa sengketa dan pergaduhan. Cuma aku telah mendengar Rasulullah Sallallahu’alaihi Wasallam menyebut perihal dirimu sebanyak tiga kali. Beiau berkata:

 “Sekarang tampil menjengol seorang ahli syurga “. Tiap-tiap kali orang yang muncul itu ialah saudara. Lantaran itulah saya ingin menumpang di rumah saudara untuk melihat apakah amalan saudara supaya dapat saya contohi. Tapi saya tidak nampak saudara melakukan apa-apa amal yang besar” 

“Apakah yang menyebabkan saudara mencapai martabat seperti yang diungkapkan oleh Rasulullah Sallallahu’alaihi Wasallam itu. Jawab lelaki itu: “Tidak ada apa-apa yang saya lakukan selain dari apa yang telah saudara lihat. Kata Abdullah, “Ketika saya berpaling dan beredar lelaki tersebut memanggil saya dan berkata lagi: 

“Tidak ada apa-apa yang saya lakukan, kecuali, apa yang telah saudara lihat. Cuma saya tidak pernah menyimpan dalam hati saya hasrat menipu orang lslam yang lain atau rasa dengki terhadap sesiapa, lantaran
inilah yang telah meningkatkan martabat saya.”

(Hadith: riwayat Ahmad dengan Sanad perawi, mengikut Bukhari, Muslim dan Nasai’e).

5 Jul 2012

Cabaran dan dugaan

Rasulullah Sallallahu’alaihi Wasallam telah meramalkan cabaran dan dugaan-dugaan yang dihadapi oleh para Mukmin, Da’ei dan Mujahidin di jalan Allah Subhanahu Wata’ala.
Beliau bersabda:

Orang Mukmin sentiasa diambang 5 dugaan yang susah:

1. Mukmin yang dengki padanya
2. Munafiq yang benci kepadanya
3. Kafir yang memeranginya
4. Syaitan yang menyesatkannya
5. Nafsu yang sering bertarung untuk mengalahkannya

28 Jun 2012

Golongan Yang Tidak Dipandang allah s.w.t

Hadith :

Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud:

“Tiga Golongan manusia yang Allah tidak akan bercakap dengan mereka di hari kiamat, tidak menganggap mereka sebagai orang yang bersih, tidak melihat kepada mereka, dan mereka akan dimasukkan ke dalam neraka dengan azab yang sangat pedih. Mereka ialah orang tua yang berzina, raja atau pemimpin yang suka berbohong dan orang miskin yang sombong”. Riwayat Muslim


Huraian

1. Allah S.W.T. amat benci kepada tiga golongan manusia, iaitu orang tua yang masih tidak meninggalkan perbuatan zina, pemimpin yang bercakap bohong dan orang miskin yang sombong.

2. Segala perbuatan yang dilarang oleh agama hendaklah dijauhi dan seandainya seseorang itu terjerumus ke lembah dosa dan noda maka hendaklah dia segera bertaubat agar dosanya diampunkan oleh Allah.

3. Siksaan di akhirat adalah amat pedih. Oleh itu selagi hayat dikandung badan, pergunakanlah masa sepenuhnya untuk membanyakkan amal ibadat agar kehidupan di dunia dan akhirat mendapat keredhaan daripada Allah S.W.T.

malaysia ria 

Masjid Solatiah GR

http://picasion.com